Ditinju dari asal katanya, kata drama berasal dari bahasa Yunani Kuno; draomai
yang artinya berbuat, bertindak atau beraksi. Tetapi ketika pada masa
Aehylus (525-456 seb.M) arti drama mendapat penambahan menjadi kejadian,
risalah atau karangan.
Untuk memperjelas arti dari pengertian di atas, marilah kita tinjau arti drama dalam tiga pengertian:
Arti pertama. Drama
adalah kwalitet komunikasi, situasi, action (segala apa yang terlihat
di atas pentas) yang menimbulkan perhatian, kehebatan, (exiting) dan
ketegangan pada pendengaran atau penonton)
Arti kedua. Didasarkan pada beberapa pendapat tentang drama menurut:
1. Moluton, drama adalah: hidup yang dilukiskan dengan gerak (life presented in action).
2. Brander Mathews, drama adalah konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama.
3. Ferdinand Brutierre, drama adalah harus melahirkan kehendak manusia dengan action
4. Balthazar Verhagen, drama adalah kesenian yang melukiskan sifat dan sikap manusia dengan gerak.
Arti ketiga,drama adalah cerita konflik dalam bentuk dialog yang diproyeksikan pada pentas dengan menggunakan percakapan dihadapan penonton.
Dari
beberapa pengertian di atas maka J. Budhy Raharjo (1986:3) menarik
kesimpulan bahwa drama adalah kisah hidup dan kehidupan manusia yang
diceritakan di atas pentas, dengan media percakapan, gerak dan laku yang
didasarkan pada naskah tertulis (sebagai hasil sastra) dengan atau
tanpa layar,music, nyanyian atau tarian untuk disaksikan oleh penonton.
No comments:
Post a Comment